21/11/11

Program test penyakit memakai software strawberry prolog

LISTING

Penyakit(demam).
Penyakit(pilek).
Penyakit(typus).
Penyakit(bisul).
Penyakit(diare).
Penyakit(sariawan).
Penyakit(muntahber).
Penyakit(kesemutan).
Ciri(demam,kedinginan,badan_panas,pusing,lemas,menggigil).
Ciri(pilek,pusing,batuk,meriang,meler,mampet).
Ciri(tyfus,mual,maag,lemas,pusing,panas).
Ciri(bisul,bisul,nanah,sakit,benjolan,bau).
Ciri(diare,diare,mules,berak,lemas,pusing).
Ciri(sariawan,bibir_pecah,panas_dalam,bau_mulut,tenggorokan_sakit,berdarah).
Ciri(muntahber,mules,panas_dingin,muntah,lemas,pusing).
Ciri(kesemutan,pegal,mati_rasa,ngilu,geli,susah_bergerak).
tespenyakit(X,Y,Z,A,B,C):-
Penyakit(X),
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
?-
read(M,"Masukan gejala 1: "),
read(N,"Masukan gejala 2: "),
read(O,"Masukan gejala 3: "),
read(P,"Masukan gejala 4: "),
read(Q,"Masukan gejala 5: "),
tespenyakit(X,M,N,O,P,Q),
write(M),nl,
write(N),nl,
write(O),nl,
write(P),nl,
write(Q),nl,
write(X).

OUTPUT PROGRAM SETELAH DICOMPILE TETAPI BELUM DIJALANKAN ATAU DI-RUN


OUTPUT SAAT PROGRAM DIJALANKAN

Dalam praktikum kali ini kita akan membahas mengenai suatu program untuk mengetest nama penyakit berdasarkan ciri-cirinya. Program merupakan program prolog file pada strawberry project, yang mana keluarannya akan tampil dalam window output yang berada disamping kanan (bukan seperti program strawberry project keluaran tampil berupa message box).

Jadi pada saat program dijalankan maka akan tampil jendela message box, pada messege box itu kita harus menginput ciri – ciri atau gejala- gejala penyakit yang akan di test.
Misalnya kita akan menampilkan penyakit demam, maka kita arus menginput gejala-gejala yang ada secara berurutan sesuai dengan apa yang ada pada Listing program.
Untuk penyakit demam gejala-gejalanya sebagai berikut:
- kedinginan
- badan_panas
- pusing
- lemas
- mengigil






Jika semua gejala telah diinput maka output akhirnya adalah seperti gambar dibawah ini



Hal yang perlu diingat dalam membuat program ini ada huruf dan kata. Strawberry prolog merupakan aplikasi yang bersifat case sensitif. Jika kita salah menuliskan nama gejala atau tidak menginput secara urut maka program tersebut akan error.

LOGIKA PROGRAM

#Dibawah ini adalah sript untuk mendeklarasikan nama penyakit.
Penyakit(demam).
Penyakit(pilek).
Penyakit(typus).
Penyakit(bisul).
Penyakit(diare).
Penyakit(sariawan).
Penyakit(muntahber).
Penyakit(kesemutan).
#Dibawah ini adalah sript untuk mendeklarasikan ciri-ciri penyakit tersebut
Ciri(demam,kedinginan,badan_panas,pusing,lemas,menggigil).
Ciri(pilek,pusing,batuk,meriang,meler,mampet).
Ciri(tyfus,mual,maag,lemas,pusing,panas).
Ciri(bisul,bisul,nanah,sakit,benjolan,bau).
Ciri(diare,diare,mules,berak,lemas,pusing).
Ciri(sariawan,bibir_pecah,panas_dalam,bau_mulut,tenggorokan_sakit,berdarah).
Ciri(muntahber,mules,panas_dingin,muntah,lemas,pusing).
Ciri(kesemutan,pegal,mati_rasa,ngilu,geli,susah_bergerak).
#Dalam script dibawah ini menandakan setiap ciri yang akan diinput harus berurutan.
tespenyakit(X,Y,Z,A,B,C):-
Penyakit(X),
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
Ciri(X,Y,Z,A,B,C).
?- #memulai program utama
#script untuk menampilkan menu input gejala pada message box
read(M,"Masukan gejala 1: "),
read(N,"Masukan gejala 2: "),
read(O,"Masukan gejala 3: "),
read(P,"Masukan gejala 4: "),
read(Q,"Masukan gejala 5: "),
#megisi gejala pada messege box
tespenyakit(X,M,N,O,P,Q),
write(M),nl,
write(N),nl,
write(O),nl,
write(P),nl,
write(Q),nl,
write(X).

18/11/11

CLASS DIAGRAM

PENDAHULUAN
Sejarah UML
Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah “bahasa” yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem.
Banyak Perangkat Lunak yang mendukung pembuatan diangram UML contohnya:
1. StarUML
2. Acceleo
3. ArgoUML
Namun software yang dipakai Lab.Informatika Universitas Gunadarma adala star UML.
StarUML adalah sebuah proyek open source untuk mengembangkan cepat, fleksibel, extensible, featureful, dan bebas-tersedia UML / platform MDA berjalan pada platform Win32.Tujuan dari proyek StarUML adalah untuk membangun sebuah alat pemodelan perangkat lunak dan juga platform yang menarik adalah pengganti alat UML komersial seperti Rational Rose, Bersama dan sebagainya.


Kemudian pilih empty project, pilih model, add dan klik model



Pilih model, add diagram dan klik class diagram



Maka akan muncul komponen-komponen class diagram disamping kiri layar

Gambar.tampilan awal

Class diagram adalah diagam yang digunakan untuk menampilkan beberapa kelas serta paket-paket yang ada dalam sistem/perangkat lunak yang sedang kita gunakan.
Class diagram memberi kita gambaran (diagram statis) tentang sistem/perangkat lunak dan relas-relasi yang ada didalamnya.

Definisi Class Diagram
Class adalah kumpulan objek-objek dengan dan yang mempunyai struktur umum, behavior umum, relasi umum, dan semantic/kata yang umum. Class-class ditentukan/ditemukan dengan cara memeriksa objek-objek dalam sequence diagram dan collaboration diagram. Sebuah class digambarkan seperti sebuah bujur sangkar dengan tiga bagian ruangan. Class sebaiknya diberi nama menggunakan kata benda sesuai dengan domain/bagian/kelompoknya (Whitten L. Jeffery et al, 2004).

Class Diagram adalah diagram yang menunjukan class-class yang ada dari sebuah sistem dan hubungannya secara logika. Class diagram menggambarkan struktur statis dari sebuah sistem. Karena itu class diagram merupakan tulang punggung atau kekuatan dasar dari hampir setiap metode berorientasi objek termasuk UML (Henderi, 2008). Sementara menurut (Whitten L. Jeffery et al 2004:432) class diagram adalah gambar grafis mengenai struktur objek statis dari suatu sistem, menunjukan class-class objek yang menyusun sebuah sistem dan juga hubungan antara class objek tersebut.

Elemen-eleman class diagram dalam pemodelan UML terdiri dari: Class-class, struktur class, sifat class (class behavior), perkumpulan/gabungan (association), pengumpulan/kesatuan (agregation), ketergantungan (dependency), relasi-relasi turunannya, keberagaman dan indikator navigasi, dan role name (peranan/tugas nama).
Simbol-simbol class diagram
1. Class: Class adalah blok - blok pembangun pada pemrograman berorientasi obyek.Sebuah class digambarkan sebagai sebuah kotak yang terbagi atas 3 bagian. Bagian atas adalah bagian nama dari class. Bagian tengah mendefinisikan property/atribut class. Bagian akhir mendefinisikan methodmethod dari sebuah clas.


2. Association : Sebuah asosiasi merupakan sebuah relationship paling umum antara 2 class dan dilambangkan oleh sebuah garis yang menghubungkan antara 2 class. Garis ini bisa melambangkan tipe-tipe relationship dan juga dapat menampilkan hukum-hukum multiplisitas pada sebuah relationship.(Contoh: One-to-one, one-to-many,many-to-many).


3. Composition: Jika sebuah class tidak bisa berdiri sendiri dan harus merupakan bagian dari class yang lain, maka class tersebut memiliki relasi Composition terhadap class tempat dia bergantung tersebut. Sebuah relationship composition digambarkan sebagai garis dengan ujung berbentuk jajaran genjang berisi/solid.


4. Dependency : Kadangkala sebuah class menggunakan class yang lain. Hal ini disebut dependency. Umumnya penggunaan dependency digunakan untuk menunjukkan operasi pada suatu class yang menggunakan class yang lain. Sebuah dependency dilambangkan sebagai sebuah panah bertitik-titik.


5. Aggregation : Aggregation mengindikasikan keseluruhan bagian relationship dan biasanya disebut sebagai relasi.





Keterangan:
• Class / table departemen memiliki ber-Agregasi dengan class / table pegawai,alasannya karena departemen dapat berdiri sendiri tanpa ada pegawai tetapi kinerjanya tidak sempurna. Banyak pegawai dapat bekerja pada satu departemen jadi many to 1.
• Class/table transaksi tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya class/table produk. Begitu juga dengan table produk tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya departemen.
• Banyak pelanggan dapat melakukan banyak tansaksi
• 1 transaksi dapat mencakup banyak produk.

06/11/11

Membuat Menu Bar program pada strawberry prolog

Dalam praktikum kali ini kita akan membahas mengenai cara pembuatan menu yang ada pada suatu project atau program prolog.
Menu adalah suatu tampilan yang menyediakan daftar pilihan-pilahan tertentu yang berguna untuk menjalankan perintah-perintah tertentu.

LISTING

?-
window(_,_,win_func(),"Test",50,20,500,500).
win_func(init):-
menu(pop_up,_,_,menu_game(_),"&Menu"),
menu(pop_up,_,_,level(_),"&level"),
menu(right,_,_,help_menu(_),"&help").
help_menu(press):-
shell_execute("login.txt").
menu_game(init):-
menu(normal,_,_,menu_go(_),"&mulai"),
menu(normal,_,_,menu_exit(_),"&keluar").
menu_exit(press):-
close_window(_).

OUTPUT

Gambar1.printscreen jendela kerja

LOGIKA
?- adalah perintah untuk memulai program.
window(_,_,win_func(),"Test",50,20,500,500). Adalah perintah untuk mengatur posisi jendela output yang telah dijalankan pada layar. Didalam listing tersebut maksud dari “Test” ini menandakan nama project atau program,50 adalah jarak dari jendela utama ke jendela output bagian kiri, 20 adalah jarak dari jendela utama ke jendela output bagian kanan,500 adalah jarak dari jendela utama atas sampai ke jendela output bagian bawah,500 adalah jarak dari jendela utama bagian kiri sampai ke jendela output bagian kanan.




Dibawah ini adalah suatu fungsi untuk membuat toolbar menu pada jendala output yang telah dirunning. Menu yang dibuat adalah menu,level dan help.
win_func(init):-
menu(pop_up,_,_,menu_game(_),"&Menu"),
menu(pop_up,_,_,level(_),"&level"),
menu(right,_,_,help_menu(_),"&help").
maksud dari perintah ini adalah menu ini terletak di kiri diatas. sama dengan menu , level juga terletak di kiri atas dan help berada dikanan atas.
Dibawah ini adalah perintah untuk menampilkan suatu file atau data lain didalam menu help.
help_menu(press):-
shell_execute("login.txt").
perintah ini untuk mengakses suatu file atau alamat lain,jika kita klik menu help tersebut maka secara otomatis akan tampil suatu file atau alamat lain. Untuk membuktikannya coba kita buat suatu file dalam bentuk .txt dalam notepad(misal dalam program ini saya buat satu file dengan nama login.text) lalu kita simpan dalam satu folder yang sama dengan folder dimana kita menyimpan program ini. Jika sudah kembali ke prolog dan jalankan program tersebut. Maka akan tampil layar seperti berikut:

Gambar2.keluaran menu help
Dibawah ini adalah perintah membuat menu didalam menu
menu_game(init):-
menu(normal,_,_,menu_go(_),"&mulai"),
menu(normal,_,_,menu_exit(_),"&keluar").
Jadi didalam menu_game terdapat dua buah menu lagi yang diberi nama menu_go dan menu_exit,pada laya menu_go ditampilkan dengan nama mulai dan menu exit ditampilkan dengan nama keluar. Seperti pada gambar dibawah ini:


Gambar3.Output program
Dibawah ini adalah perintah exit atau keluar dari program.
menu_exit(press):-
close_window(_).
Jadi jika kita klik menu exit yaitu keluar maka secara otomtis program berhenti dan jendela output yang sedang dijalankan akan tertutup (sama seperti kita menklik icon x (close) yang berada di pojok kanan atas).

04/11/11

SUBNETTING

SUBNETTING
Jumlah IP Address sangat terbatas, apalagi jika harus memberikan alamat semua host di Internet. Oleh karena itu, perlu dilakukan efisiensi dalam penggunaan IP Address supaya dapat mengalamati semaksimal mungkin host yang ada dalam satu jaringan. Konsep subnetting dari IP Address merupakan teknik yang umum digunakan di Internet untuk mengefisienkan alokasi IP Address dalam sebuah jaringan supaya bisa memaksimalkan penggunaan IP Address. Routing & konsekuensi logis lainnya akan terjadi dengan lebih effisien dengan metoda subnetting yang baik. Tulisan ini akan menyorot secara seksama konsep / cara melakukan subnetting pada IP Address.

PENDAHULUAN
Subnetting adalah cara membagi satu jaringan menjadi beberapa sub jaringan. Beberapa bit dari bagian Host ID dialokasikan menjadi bit tambahan pada bagian NetID. Cara ini menciptakan sejumlah NetID tambahan dan mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap jaringan tersebut. Dengan subnetting, sebuah alamat jaringan tunggal dapat dipecah menyadi banyak sub jaringan (sub network, atau disingkat dengan subnet).Untuk beberapa alasan yang menyangkut efisiensi IP Address, mengatasi masalah topologi network dan organisasi, network administrator biasanya melakukan subnetting.
Tujuan lain dari subnetting yang tidak kalah pentingnya adalah untuk mengurangi tingkat congesti dalam suatu network. Perhatikan bahwa pengertian satu network secara logika adalah host-host yang tersambung pada suatu jaringan fisik. Misalkan pada suatu LAN dengan topologi bus, maka anggota suatu network secara logika haruslah host yang tersambung pada bus tersebut. Jika menggunakan hub untuk topologi star, maka keseluruhan network adalah semua host yang terhubung dalam hub yang sama.
Subnetting juga dilakukan untuk mengatasi perbedaan hardware dan media fisik yang digunakan dalam suatu network. Router IP dapat mengintegrasikan berbagai network dengan media fisik yang berbeda hanya jika setiap network memiliki address network yang unik. Selain itu, dengan subnetting, seorang network administrator dapat mendelegasikan alokasi IP address untuk host di seluruh departemen dari suatu perusahaan besar kepada setiap departemen, untuk memudahkannya dalam mengatur keseluruhan network. Setelah membuat subnet secara fisik, kita juga harus membuat subnet logic. Masing-masing subnet fisik setiap departemen harus mendapat subnet logic yang berbeda, berupa network address yang merupakan bagian (sub) dari network address perusahaan.
Suatu subnet didefinisikan dengan mengimplementasikan masking bit (subnet mask) kepada IP Address. Struktur subnet mask sama dengan struktur IP Address, yakni terdiri dari 32 bit yang dibagi atas 4 segmen. Bentuk subnet mask adalah urutan bit 1, diikuti bit 0. Jumlah bit 1 menentukan tingkat subnet mask. Tabel berikut memberikan beberapa contoh harga subnet mask.



Beberapa alasan membangun subnetting ialah sebagai berikut:
• Mereduksi Tarif Jaringan
Alasan dasar menggunakan subnetting yaitu untuk mereduksi ukuran broadcast domain. Broadcast secara berkesinambungan dikirim ke semua hoat yang ada di jaringan dan sub jaringan. Saat tarfik broadcast mulai mengasumsi langkah subnetting untuk mereduksi ukuran broadcast domain tersebut.
• Mengoptimasi Performansi Jaringan
Sebagai hasil dari reduksi jaringan, maka otomatis akan diperoleh permormansi jaringan lebih baik.
• Memudahkan manajemen
Dengan membagi-bagi jaringan diharapkan akan memudahkan administrator dalam mengatur jaringan terutama untuk keperluan identifikasi.
• Mengefektifkan jaringan yang dibatasi area geografis yang luas
Sebuah jaringan tunggal dan besar yang dibatasi oleh area geografis yang luas dapat menimbulkan berbagai masalah, terutama dari sisi kecepatan. Dengan mengkoneksikan multi jaringan yang lebih kecil maka diharapkan dapat membuat sistem lebih efisien.

Hal pertama yang harus diketahui untuk melakukan subnetting adalah mengingat nilai dari bit-bit Subner Mask. Nilsi ini yang akan dijadikan panduan untuk proses subnetting. Berikut adalah tabel bit-bit Subnet Mask
Tabel 1. Bit bit Subnet Mask

Ket: Bit 1 pada subnet mask berarti mengaktifkan masking (on), sedangkan bit 0 tidak aktif (off). Bit-bit dari IP Address yang “ditutupi” oleh bit-bit subnet mask yang aktif dan bersesuaian akan diinterpretasikan sebagai bit network

Dengan demikian, kemungkinan-kemungkinan subnet yang tersedia sebagai berikut:
Tabel 2. Nilai-nilai subnet mask yang mungkin untuk subnetting




Contoh Subnetting
Apabila sebuah NetID 192.168.0.150/27, maka untuk menentukan Kelas dan Subnet Mask dari NetID tersebut adalah sebagai berikut:
192.168.0.150 tergolong IP dari kelas C.
Subnet Mask /27 berarti
11111111.11111111.11111111.11100000
192+32=224(lihat Tabel 1)
Sehingga Subnet Mask adalah 255.255.255.224
Perhitungan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, yaitu jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi perhitungan tentang subnetting dapat diurutkan sebagai berikut:
1. Jumlah Subnet = 32 bit – 27 bit = 5 bit
2. Jumlah Host per Subnet = -2, dimana x adalah jumlah banyaknya bit 0 pada oktet terakhir. Jadi jumlah Host per Subnet adalah -2 = 30


Tabel 3. Tabel hasil Subnetting 192.168.0.150/27



Jadi IP network ny adalah 192.168.0.131, IP broadcast = 192.168.0.163,IP host dimulai dari 192.168.0.132 – 192.168.0.162. jadi memiliki subnet 192.168.0.150 termasuk ke dalam Subnet 5.

25/10/11

Membuat algoritma dengan Activity Diagram

PENDAHULUAN
Sejarah UML
Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah “bahasa” yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem.
Banyak Perangkat Lunak yang mendukung pembuatan diangram UML contohnya:
1. StarUML
2. Acceleo
3. ArgoUML
Namun software yang dipakai Lab.Informatika Universitas Gunadarma adala star UML.
StarUML adalah sebuah proyek open source untuk mengembangkan cepat, fleksibel, extensible, featureful, dan bebas-tersedia UML / platform MDA berjalan pada platform Win32.Tujuan dari proyek StarUML adalah untuk membangun sebuah alat pemodelan perangkat lunak dan juga platform yang menarik adalah pengganti alat UML komersial seperti Rational Rose, Bersama dan sebagainya.


Gambar 1.tampilan awal StarUML.

Namun praktikum pertemuan pertama ini hanya membahas langakah-langkah membuat Activity diagram.
Activity diagram adalah representasi grafis dari alur kerja tahapan aktifitas. Diagram ini mendukung pilihan tindakan, iterasi dan concurrency. Pada pemodelan UML, activity diagram dapat digunakan untuk menjelaskan bisnis dan alur kerja operasional secara step-by-stepdari komponen suatu sistem. Activity diagram menunjukkan keseluruhan dari aliran kontrol.
Activity Diagram :
• Sebuah aktivitas dapat direalisasikan oleh satu use case atau lebih.
• Aktivitas menggambarkan proses yang berjalan, sementara use case menggambarkan bagaimana aktor menggunakan sistem untuk melakukan aktivitas.
• Menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang,
• Menggambarkan bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir.
• Menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi
• Merupakan state diagram khusus, di mana sebagian besar state adalah action dan sebagian besar transisi di-trigger oleh selesainya state sebelumnya (internal processing).
• Tidak menggambarkan behaviour internal sebuah sistem (dan interaksi antar subsistem) secara eksak, tetapi lebih menggambarkan proses-proses dan jalur-jalur aktivitas dari level atas secara umum.
• Sama seperti state, standar UML menggunakan segiempat dengan sudut membulat untuk menggambarkan aktivitas. Decision digunakan untuk menggambarkan behaviour pada kondisi tertentu.
• Untuk mengilustrasikan proses-proses paralel (fork dan join) digunakan titik sinkronisasi yang dapat berupa titik, garis horizontal atau vertikal.
• Activity diagram dapat dibagi menjadi beberapa object swimlane untuk menggambarkan objek mana yang bertanggung jawab untuk aktivitas tertentu.



Untuk membuat sebuah algoritma menggunakan aktivity diagram dengan StarUML yaitu:
• Buka aplikasi StarUML kemudian akan tampil layar seperti ini:


• Kemudian Pilih empty project, lalu klik OK. Setelah itu klik file, new project.
• Klik kanan pada untitled yang berada disebelah kanan dan klik add model.




Maka kan tampil simbol-simbol aktivity diagram disamping kiri layar


Contoh kasus yang akan dibuat kedala akivity diagram adalah:
Sebuah perusahaan ingin membayar upah pegawai atau gaji berdasarkan jabatan,masa jabatan dan banyaknya anak yang dimiliki oleh pegawai tesebut.
• Jika jabatan pegawai tersebut adalah Direktur maka memperoleh gaji sebesar 5 juta rupiah, jika jabatan pegawai tersebut adalah Karyawan biasa maka memperoleh gaji sebesar 2 juta rupiah.
• Setiap Direktur maupun Karyawan yang sudah bekerja > 5thn gaji + 500rb rupiah. Jika tidak maka gaji tetap.
• Setiap Direktur maupun karyawan yang telah memiliki anak > 2 maka total gaji + 5% dari gaji asal. Jika anak < 2 maka total gaji + 2% dari gaji asal
Berikut aktivity diagramnya:



Gambar Tampilan diagram di StarUML.

14/10/11

JARINGAN KOMPUTER

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.
JENIS JARINGAN KOMPUTER
Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu;
1. Local Area Network (LAN)
2. Metropolitan Area Network (MAN)
3. Wide Area Network (WAN)
4. Internet
5. Jaringan Tanpa Kabel

Local Area Network (LAN)
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s.
Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.
Metropolitant Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN) pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang berdekatan dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN biasanya mamapu menunjang data dan suara, dan bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

MAN hanya memiliki sebuah atau dua buiah kabel dan tidak mempunyai elemen switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel. Adanya elemen switching membuat rancangan menjadi lebih sederhana.
Alasan utama memisahkan MAN sebagai kategori khusus adalah telah ditentukannya standart untuk MAN, dan standart ini sekarang sedang diimplementasikan. Standart tersebut disebut DQDB (Distributed Queue Dual Bus) atau 802.6 menurut standart IEEE. DQDB terdiri dari dua buah kabel unidirectional dimana semua komputer dihubungkan.

Wide Area Network (WAN)
WAN adalah singkatan dari Wide Area Network, WAN merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

Wide Area Network (WAN) mencakup daerah geografis yang luas, sertingkali mencakup sebuah negara atau benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan untuk mejalankan program-program aplikasi.

Kita akan mengikuti penggunaan tradisional dan menyebut
mesin-mesin ini sebagai host. Istilah End System kadang-kadang juga digunakan dalam literatur. Host dihubungkan dengan sebuah subnet komunikasi, atau cukup disebut subnet. Tugas subnet adalah membawa pesan dari host ke host lainnya, seperti halnya sistem telepon yang membawa isi pembicaraan dari pembicara ke pendengar. Dengan memisahkan aspek komunikasi murni sebuah jaringan (subnet) dari aspek-aspek aplikasi (host), rancangan jaringan lengkap menjadi jauh lebih sederhana.

Pada sebagian besar WAN, subnet terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi (disebut juga sirkuit, channel, atau trunk) memindahkan bit-bit dari satu mesin ke mesin lainnya.

Element switching adalah komputer khusus yang dipakai untuk menghubungkan dua kabel transmisi atau lebih. Saat data sampai ke kabel penerima, element switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan pesan-pesan tersebut. Sayangnya tidak ada terminologi standart dalam menamakan komputer seperti ini. Namanya sangat bervariasi disebut paket switching node, intermidiate system, data switching exchange dan sebagainya.

Selanjutnya dalam laporan akhir praktikum ini saya akan menjelaskan cara membuat topologi star menggunakan packet tracer.
Packet Tracer adalah suatu tool yang di sediahkan oleh Cisco System Inc, untuk digunakan dalam CiscoNetwork Academy Program (CNAP). Tool ini sangat power full untuk membantu para siswa dalam prosess pembuatan/simulasi suatu jaringan topology yang akan di buat.
Packet Tracer memungkinkan usernya melakukan simulasi seolah-olah topology tersebut sudah diimplementasikan secara real dengan cisco device yang nyata. user juga dapat melihat apakah konfigurasi yang dilakukan pada switch, router, wireless ataupun PC benar adanya atau tidak. Packet Tracer tidak memuat semua device network secara keseluruhan, tool ini hanya di mungkinkan untuk topology jaringan berskala kecil-menengah saja.

Cara menjalankan Packet Tracer :
1. Install Source Program
2. Klik Menu Packet Tracer


Gambar 1.tampilan awal packet tracer

4. Pilih Device yang digunakan, drag ke tengah layar.
Disini saya menggunakan end device yang berupa PC dengan perantara yaitu Switch.



Gambar2. Tampilan layar setelah diberi device

5. Ubah nama device dan berikan IP address pada setiap device tersebut dengan cara:
• Double klik pada device yang ingin diganti nama dan IP addressnya.
Lalu muncul jendela seperti berikut

Gambar2.1


Gambar 2.2

• Lakukan hal ini hingga nama device yang lain terganti
• Untuk mengubah / memberi kan IP Address pada sebuah device caranya adalah double klik pada device tersebut kemudian akan tampil jendela seperti berikut


Gambar 2.3
• Kemudian pilih static . jika kita pilih DHCP maka kita menginput secara manual, tetapi jika kita milih static maka akan terisi secara otomatis apabila kita tab.

Gambar 2.4
• Lakukan hingga semua device memiliki IP address , jika ada salah satu device yang tidak memiliki IP Address maka tidak dapat terkoneksi.

6. Hubungkan masing-masing device dengan kabel yang sesuai.
Untuk membuat sebuah konfigurasi jaringan, bagi pemula, sebaiknya ditentukan dulu jenis device yang digunakan, berapa jumlahnya dan bagaimana bentuk konfigurasi jaringan tersebut pada kertas buram. Jenis-jenis kabel penghubung ditentukan berdasarkan aturan sebagai berikut :
• Untuk mengkoneksikan peralatan yang berbeda, gunakan kabel Straight-through :
Router – Switch
Router – Hub
PC – Switch
PC – Hub
• Untuk mengkoneksikan peralatan yang sama, gunakan kabel Cross-Over :
Router - Router
Router – PC
Switch - Switch
Switch – Hub
• ™Untuk mengkonfigurasi Router melalui PC gunakan kabel Roll-Over




Gambar3.Device yg terhubung tetapi belum terkoneksi


Gambar 4.Device yg terhubung dan sudah terkoneksi

7. Untuk mengetahui apakah suatu device terkoneksi dengan device lainnya yaitu dengan cara sebagai berikut:
• Untuk mengatahui satu device tehubung dengan device yang lain bisa diihat dari warna lampu LED jika masih berwarna merah berarti belum terhubung jika berwarna hijau telah terhubung atau terkoneksi.
• PING IP Address (melalui command prompt)
Double klik pada device yang ingin di check lalu pilih dekstop dan klik command prompt. Lalu ketikan pada command prompt ping [spasi] IP Address device yang dituju. jika IP address yang dituju tidak sesuai atau tidak terdaftar maka akan tampil “Request Timed Out”.

Gambar4. Ping device success(kiri) dan ping device erorr (kanan).
• Atau dapat melalui icon messege

07/10/11

Lapisan sistem pada linux


Sistem Linux dijelaskan dengan menggunakan lapisan-lapisan sebagai berikut :
Lapisan yang paling dalam adalah komputer dan piranti pendukungnya, seperti disk,tape,printer dan lain-lain. Ini semua disebut perangkat keras sistem.
Di seputar perangkat keras tersebut terdapat sejumlah program yang mengendalikan sumber daya komputer, mengorganisir system file, mengurus disk dan tape. Pengoperasian yang dilakukannya sangat detail sehingga tidak perlu diketahui oleh pemakai. Lapisan ini disebut dengan Kernel.
Kernel menyediakan lapisan dukungan, yaitu berupa program uitlitas, utilitas berfungsi untuk melakukan akses system bagi pemakai.
Lapisan paling luar dari system linux adalah shell. Shell merupakan penghubung anatar pemakai dan system.
Dalam kenyataannya, sesungguhnya shell merupakan bagian dari utilitas. Nmaun karena kerumitannya dan fungsinya yang sedikit unik, maka shell cebderung dianggap sebagai lapis terpisah.
Shell memiliki fungsi untuk menganalisa setiap perintah yang dimasukan melalui prompt linux dan mengeksekusi perintah tersebut. Dan shell juga memiliki kemampuan sebagai interpreter dari bahasa pemrogramannya, yaitu bahasa shell.
Ada tiga jenis shell yang banyak digunakan dibandingkan jenis shell lainnya yang ada pada system linux yaitu ;
1. Bourne shell (sh), adalah shell yang dibuat pertama kali.shell ini merupakan standar shell linux dan selalu ada pada versi linux manapun. Bourne shell menggunakan symbol “$” sebagai karakter prompt.
2. C Shell (csh), adalah shell yang berasal dari Universitas of Barkeley (BSD) dan biasanya didistribusikan pada system BSD saja. Namun akhir-akhir ini C shell juga selalu ada pada linux. Shell ini merupakan perbaikan dari Bourne Shell. C shell menggunakan symbol “%” sebagai karakter prompt.
3. Korn Shell (ksh), adalah shell yang mengadaptasi kemampuan C Shell yang tidak terdapat pada Bourne shell. Di samping itu beberapa kemampuan khusus ditambahkan di dalamnya. Korn shell menggunakan symbol “#” sebagai karakter prompt.
 

this is my blog Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang